SERBA SERBI

Kesalahan Umum saat Membeli Skincare – Skincare merupakan salah satu produk yang sudah banyak di gunakan orang untuk dapat merawat tubuh dan wajahnya sendiri. Saat berbelanja sering kali kita salah dalam memilih suatu barang atau membeli langsung produk, tanpa tahu manfaatnya. Hal tersebut berlaku juga ketika membeli skincare.

Terkadang, produknya tidak dipakai sama sekali dan hanya dibiarkan menumpuk di rumah. Hal tersebut lama-lama bisa membuang uang, karena kamu melakukan 5 kesalahan ini saat membeli skincare.

Kesalahan Umum saat Membeli Skincare

1. Malas melihat komposisi produk
Konsumen sering kali membeli tanpa melihat komposisi bahan baku dari tiap produk. Alasannya bervariasi, mulai dari membeli karena terburu-buru, malas membaca informasi produk, bahkan memilih produk hanya karena kemasannya menarik.

Memang tidak salah dengan menyukai desain kemasan yang lucu. Akan tetapi perlu diingat, jika kemasan weekstrilobites yang menarik bukan berarti produk tersebut akan mengatasi concern kulitmu.

Sebenarnya, mudah sekali untuk mengetahui manfaat produk, yakni dengan cermat membaca komposisi yang ada pada label kemasan terlebih dulu.

2. Lupa cek tanggal kadaluarsa
Selain kemasan, konsumen sering kali membeli skincare tanpa mengecek expired yang tertera pada produk. Biasanya, tiap produk memiliki batas waktu yang terdapat pada kemasan guna mengetahui apakah produk masih layak dipakai.

Jadi, sebelum memutuskan untuk membeli, baiknya kamu mengetahui tanggal kadaluarsa dan umur simpan produk untuk memastikan agar kualitas tetap terjamin.

3. Belum mengenal jenis kulit
Kesalahan selanjutnya adalah belum mengenal jenis dan concern terhadap kulit sendiri. Tiap cewek sering banget mengalami hal tersebut, nih.

Banyak dari konsumen merasa kesulitan untuk menemukan skincare yang tepat karena belum mengenal jenis kulit mereka. Apakah berminyak atau kering, bahkan ada beberapa orang masih belum bisa membedakan kulit yang sensitif dengan kombinasi. Untuk itu sebaiknya ketahui lebih dulu jenis kulit dan concern yang kamu alami.

4. Tergiur produk yang sedang tren
Jujur, sudah berapa kali kamu jadi korban iklan skincare? Tanpa disadari, konsumen cewek sering banget tergiur dengan produk yang lagi dipakai idola atau sedang jadi tren.

Biasanya, hal inilah yang membuat konsumen memutuskan langsung membeli produk, tanpa berpikir ulang mengenai manfaat yang akan didapatkan untuk kulit.

5. Membeli banyak brand sekaligus
Terakhir, membeli banyak brand sekaligus. Entah karena rekomendasi beauty advisor atau sekedar ingin membandingkan kandungan antar produk.

Terdapat beberapa konsumen sengaja membeli set skincare dalam berbagai brand sekaligus demi menguji keefektifan kandungan pada kulit.

Dampak Positif dan Negatif Dalam Menitipkan Anak – Kegiatan orang tua yang sangat sibuk dalam mengurus sebuah pekerjaan dapat membuat anak menjadi merasa kurang rasa kasih sayang bahkan kurangnya rasa perhatian yang cukup.

Tentu salah satu pilihan yang banyak diambil para Moms dan Dads yakni menitipkannya pada daycare. Tempat penitipan anak atau daycare yang baik tentu bukan sekedar tempat penitipan semata, melainkan juga menjadi salah satu sarana mendidik anak untuk meningkatkan social skill dan kepintarannya. Namun ternyata bukan hanya kebaikan mendidik anak, ada juga sisi negatif menitipkan anak ke daycare.

Dampak Positif dan Negatif Dalam Menitipkan Anak

Hal-hal Negatif Karena Menitipkan Anak di Daycare:

1. Tertular Penyakit

Karena alat bermainnya digunakan beramai-ramai, si kecil menjadi lebih rentan tertular penyakit yang mudah ditularkan lewat media mainan anak. Penyakit yang mudah menular lewat mainan ini termasuk flu, hingga penyakit berbahaya casquedrdre  seperti difteri. Untuk menghindarinya, lengkapi seluruh imunisasi si kecil dan pastikan ia selalu mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi.

2. Lebih Nakal dan Manja

Eits, tenang dulu Moms. Menitipkan si kecil pada daycare tidak serta-merta membuatnya menjadi nakal. Si kecil akan menjadi lebih nakal dan membangkang jika kualitas pengasuhan di daycare tersebut buruk, atau jika terlalu lama dititipkan di daycare. Selain itu, karena merasa waktunya bersama Moms dan Dads terbatas, si kecil akan menjadi lebih manja dan mencari perhatian jika sedang bersama Moms dan Dads.

3. Perasaan Bersalah

Nah, yang sisi negatif yang satu ini berlaku untuk Moms dan Dads. Orang tua mana sih, yang menginginkan anaknya agar dititipkan ke daycare saja jika tidak karena terpaksa? Hal inilah yang akan membuat Moms dan Dads memiliki perasaan bersalah kepada si kecil. Efeknya, secara tidak disadari, Moms dan Dads akan memanjakan si kecil dengan berlebihan saat sedang bersama.

Hal-hal Positif Menitipkan Anak di Daycare

Selain sisi negatif, si kecil juga akan mendapatkan manfaat karena dititipkan di daycare, seperti peningkatan pada:

  • Social skill
  • Belajar berbagi
  • Belajar berempati
  • Kemampuan bersaing dengan sehat
  • Kemandirian
  • Kedisiplinan

Nah bagaimana Moms, apakah Moms tertarik untuk tetap menitipkan anak di daycare? Apa pun keputusan Moms dan Dads, pertimbangkanlah sisi negatif dan positif yang telah dijabarkan di atas, dan pikirkanlah yang terbaik untuk tumbuh kembang dan pendidikan si kecil. Semoga bermanfaat ya Moms.